Nyonya Bagus
Nyonya Bagus belanja ke mall ditemani oleh Pak Bagus. Ia ingin membeli pakaian.
"Pak, ini bagus nggak? Cocok nggak?" tanya Nyonya Bagus sambil menempelkan satu pakaian berwarna kuning.
"Bagus" kata Pak Bagus setelah memperhatikan istrinya sejenak.
Tawar menawar harga dilakukan oleh Nyonya Bagus, tak sepakat harga. Nyonya Bagus kembali mengajak Pak Bagus ke toko lain.
"Pak, ini bagus nggak? Cocok nggak?" pertanyaan yang sama diulang setiap kali Nyonya Bagus memilih pakaian. Warna ungu, pink, coklat dan merah. Pertanyaan yang sama diberikan pada Pak Bagus.
Pak Bagus kecapaian. Akhirnya Pak Bagus asal jawab "Iya, bagus." tapi tidak memperhatikan lagi pakaian-pakaian yang dipilih istrinya.
"Nggak jadi lagi?" tanya Pak Bagus ketika istrinya mengajaknya pergi lagi tanpa jadi membayar pakaian yang sudah ditawar.
"Kemahalan, Pak. Masak, harganya 210.000." kata istri Pak Bagus.
Istri Pak Bagus mengajak keliling lagi sampai kemudian ia melihat toko yang sedang melakukan diskon. Istri Pak Bagus mengajak masuk.
"Lihat, Pak. Ini kan baju yang sama kayak tadi. cuma beda warna aja." kata istri Pak Bagus.
"Tapi hargnya 450.000." kata Pak Bagus
"Tapi diskon lho, Pak. 50 persen" kata istri Pak Bagus.
"Jarang-jarang lho, Pak, diskon sampai 50 persen" sambung Nyonya Bagus.
"Bayarlah kalau suka." kata Pak Bagus tak sanggup lagi. Kelelahan.
Nyonya Bagus pun membayar.
=====
Komentar
Posting Komentar