Mulai Sekarang
Pak Ali datang ke rumah Pak Bagus hendak meminjam buku.
Sesampainya di rumah Pak Bagus, Pak Ali heran dengan jumlah buku Pak Bagus yang berkurang jumlahnya.
"Pada kemana buku-bukumu Pak Bagus?" Tanya Pak Ali
"Tidak tahu saya. Awalnya buku dipinjam si A. Dipinjam lagi oleh B, dipinjam C, D, E. Entahlah? Saya tidak tahu sama siapa buku-buku itu sekarang." Kata Pak jelas tak bisa menyembunyikan rasa kesalnya.
"Saya ke sini mau pinjam buku, Pak Bagus." Kata Pak Ali.
"Saya tidak meminjamkan buku lagi, Pak Ali. Kalau mau baca silakan baca saja di sini." Kata Pak Bagus.
"Saya menulis makalah, Pak Bagus. Perlu referensi. Saya tinggalkan KTP deh, untuk jaminan kalau Pak Bagus khawatir." Kata Pak Ali
"Nggak bisa, Pak Ali. Kalau mau ninggalin jaminan, silakan tinggalkan sepeda motor bapak." Kata Pak Bagus.
"Busyet, pinjam buku jaminan sepeda motor?" Kata Pak Ali
"Mulai kapan seperti itu, Pak Bagus?" Sambung Pak Ali bertanya.
"Mulai sekarang." Kata Pak Bagus, sekenanya.
=====
Sesampainya di rumah Pak Bagus, Pak Ali heran dengan jumlah buku Pak Bagus yang berkurang jumlahnya.
"Pada kemana buku-bukumu Pak Bagus?" Tanya Pak Ali
"Tidak tahu saya. Awalnya buku dipinjam si A. Dipinjam lagi oleh B, dipinjam C, D, E. Entahlah? Saya tidak tahu sama siapa buku-buku itu sekarang." Kata Pak jelas tak bisa menyembunyikan rasa kesalnya.
"Saya ke sini mau pinjam buku, Pak Bagus." Kata Pak Ali.
"Saya tidak meminjamkan buku lagi, Pak Ali. Kalau mau baca silakan baca saja di sini." Kata Pak Bagus.
"Saya menulis makalah, Pak Bagus. Perlu referensi. Saya tinggalkan KTP deh, untuk jaminan kalau Pak Bagus khawatir." Kata Pak Ali
"Nggak bisa, Pak Ali. Kalau mau ninggalin jaminan, silakan tinggalkan sepeda motor bapak." Kata Pak Bagus.
"Busyet, pinjam buku jaminan sepeda motor?" Kata Pak Ali
"Mulai kapan seperti itu, Pak Bagus?" Sambung Pak Ali bertanya.
"Mulai sekarang." Kata Pak Bagus, sekenanya.
=====
Komentar
Posting Komentar