Sebelum Pulang
Si Bagus tengah duduk di teras depan ketika emaknya memanggil. Ia bergegas menuju tempat emaknya sedang berada.
"Kau tidak main, Gus?" tanya emak
"Tidak, mak." jawab Bagus.
"Kau lihat sedang apa emak?" tanya emak selanjutnya
"Sedang menampi beras, mak." jawab Bagus
"Supaya apa?"
"Supaya bersih, mak."
"Memangnya kenapa kalau emak memasak beras ini tanpa harus dibersihkan?" tanya emaknya lagi
Bagus berfikir sejenak, lalu ia menjawab
"Kalau tidak bersih, makannya tidak enak, mak. Bikin penyakit."
Si emak memandang Bagus dengan lembut lalu berkata
"Gus, ayahmu telah tiada. Jika kelak engkau besar dan mendapat kerja, pastikan rezeki yang engkau bawa pulang adalah rezeki yang bersih dan telah engkau bersihkan. Agar hidup kelurgamu enak dan tidak sakit, nak" Pesan ibu.
Bagus merenungkan pesan emaknya kemudian menjawab
"Iya, mak"
======
"Kau tidak main, Gus?" tanya emak
"Tidak, mak." jawab Bagus.
"Kau lihat sedang apa emak?" tanya emak selanjutnya
"Sedang menampi beras, mak." jawab Bagus
"Supaya apa?"
"Supaya bersih, mak."
"Memangnya kenapa kalau emak memasak beras ini tanpa harus dibersihkan?" tanya emaknya lagi
Bagus berfikir sejenak, lalu ia menjawab
"Kalau tidak bersih, makannya tidak enak, mak. Bikin penyakit."
Si emak memandang Bagus dengan lembut lalu berkata
"Gus, ayahmu telah tiada. Jika kelak engkau besar dan mendapat kerja, pastikan rezeki yang engkau bawa pulang adalah rezeki yang bersih dan telah engkau bersihkan. Agar hidup kelurgamu enak dan tidak sakit, nak" Pesan ibu.
Bagus merenungkan pesan emaknya kemudian menjawab
"Iya, mak"
======
Komentar
Posting Komentar