Kita Belum Sampai
Pak Bagus hendak menginap di hotel. Setelah proses chek in, tas Pak Bagus di angkat seorang pegawai hotel dan mengantarkannya menuju kamar.
Pegawai itu membuka pintu dengan menekan sebuah tombol. Setelah pintu terbuka, pegawai itu masuk diikuti oleh Pak Bagus. Ruangannya sempit dan tak ada tempat tidur. Gusar hati Pak Bagus.
"Heh, bocah! Jangan kau kira karena saya orang kampung terus kau mau bohongi saya. Saya sudah bayar mahal untuk tidur di hotel ini. Mana tempat tidur dan kamar mandinya?" kata Pak Bagus.
Pegawai hotel kaget mendapat bentakan dari Pak Bagus. Dalam hati mengelus dada, lalu berkata:
"Pak, kita belum sampai kamar. Ini masih dalam lift." jawab pegawai hotel.
=====
Pegawai itu membuka pintu dengan menekan sebuah tombol. Setelah pintu terbuka, pegawai itu masuk diikuti oleh Pak Bagus. Ruangannya sempit dan tak ada tempat tidur. Gusar hati Pak Bagus.
"Heh, bocah! Jangan kau kira karena saya orang kampung terus kau mau bohongi saya. Saya sudah bayar mahal untuk tidur di hotel ini. Mana tempat tidur dan kamar mandinya?" kata Pak Bagus.
Pegawai hotel kaget mendapat bentakan dari Pak Bagus. Dalam hati mengelus dada, lalu berkata:
"Pak, kita belum sampai kamar. Ini masih dalam lift." jawab pegawai hotel.
=====
Komentar
Posting Komentar